CKG DAN PENJARINGAN KESEHATAN DI SMK BHAKTI ANINDYA DUKUNG PELAJAR SEHAT DAN BERPRESTASI

facebook sharing button
twitter sharing button
whatsapp sharing button
telegram sharing button
gmail sharing button
sharethis sharing button

UPT PUSKESMAS PASAR BARU LAKSANAKAN CKG DAN PENJARINGAN KESEHATAN DI SMK BHAKTI ANINDYA DUKUNG PELAJAR SEHAT DAN BERPRESTASI

HaiSsobat Sehat Pasbar

    UPT Puskesmas Pasar Baru melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penjaringan kesehatan bagi seluruh siswa, disertai pemeriksaan hemoglobin (Hb) dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi siswi remaja putri di SMK Bhakti Anindya, Kota Tangerang.

    Kegiatan ini merupakan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik melalui deteksi dini masalah kesehatan, pemantauan kondisi fisik, serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

Pelaksanaan CKG dan penjaringan kesehatan di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok usia remaja, agar masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

CKG pada Pelajar: Kenali Kondisi Kesehatan Sejak Dini

    Masa remaja merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan. Pada fase ini, pelajar membutuhkan kondisi tubuh yang sehat agar dapat mengikuti pembelajaran, beraktivitas, dan mengembangkan potensi diri secara optimal.

    Melalui CKG dan penjaringan kesehatan, petugas kesehatan dapat melakukan pemeriksaan sesuai kelompok usia, program, dan standar pelayanan yang berlaku untuk membantu mendeteksi faktor risiko maupun masalah kesehatan yang memerlukan tindak lanjut.

Berikut beberapa manfaat CKG bagi pelajar:

1.    Mendeteksi masalah kesehatan sejak dini

Pemeriksaan kesehatan membantu mengidentifikasi kondisi yang perlu mendapat perhatian, sehingga pelajar dapat memperoleh edukasi, pemeriksaan lanjutan, atau rujukan apabila diperlukan.

2.    Mendukung konsentrasi dan prestasi belajar

Kondisi kesehatan yang baik membantu siswa mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman. Masalah kesehatan yang tidak terdeteksi, seperti gangguan penglihatan atau anemia, dapat memengaruhi konsentrasi dan aktivitas sehari-hari.

3.    Memantau pertumbuhan dan kondisi fisik

Penilaian kesehatan sesuai usia membantu mengenali masalah yang dapat memengaruhi pertumbuhan, kebugaran, dan perkembangan remaja.

4.    Meningkatkan kesadaran hidup sehat

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar tentang pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, kebersihan diri, kesehatan mental, dan pencegahan penyakit.

5.     Membantu tindak lanjut masalah kesehatan

Apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang memerlukan perhatian, siswa dapat diarahkan untuk berkonsultasi atau menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai hasil penilaian tenaga kesehatan.

Pemeriksaan Hb dan Pemberian TTD bagi Remaja Putri

    Selain pemeriksaan kesehatan bagi seluruh siswa, kegiatan ini juga mencakup pemeriksaan hemoglobin (Hb) dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi siswi remaja putri.

    Pemeriksaan Hb bertujuan membantu mengetahui kadar hemoglobin dalam darah. Hemoglobin berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kadar Hb yang rendah dapat menjadi tanda anemia dan perlu dinilai lebih lanjut sesuai kondisi klinis.

    Remaja putri memiliki risiko anemia yang lebih tinggi, antara lain karena kehilangan darah saat menstruasi, kebutuhan zat besi yang meningkat selama masa pertumbuhan, serta asupan zat besi yang tidak mencukupi.

    Anemia dapat menimbulkan keluhan seperti mudah lelah, lemas, pusing, sulit berkonsentrasi, dan menurunnya kemampuan beraktivitas. Namun, sebagian orang dengan anemia juga dapat tidak mengalami gejala yang jelas.

    Oleh karena itu, pemeriksaan Hb dan edukasi gizi merupakan langkah penting untuk meningkatkan kepedulian remaja putri terhadap kesehatan dirinya.

Apa manfaat Tablet Tambah Darah?

    TTD mengandung zat besi dan asam folat yang membantu pembentukan sel darah merah. Pemberian TTD sesuai anjuran tenaga kesehatan dapat membantu mencegah anemia akibat kekurangan zat besi.

Agar manfaatnya optimal, siswi remaja putri dianjurkan untuk:

·         Mengonsumsi TTD sesuai jadwal dan petunjuk tenaga kesehatan.

·   Mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging, ikan, telur, dan sayuran hijau.

·         Mengombinasikan sumber zat besi nabati dengan makanan kaya vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi.

·         Menghindari minum teh atau kopi berdekatan dengan waktu konsumsi TTD karena dapat menghambat penyerapan zat besi.

·   Berkonsultasi kepada tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan atau memiliki hasil pemeriksaan Hb yang rendah.

Pemberian TTD tidak menggantikan pemeriksaan dan penanganan medis apabila ditemukan anemia. Siswi dengan Hb rendah perlu mendapatkan penilaian dan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing.

Kolaborasi Sekolah dan Puskesmas untuk Generasi Sehat

    Keberhasilan upaya kesehatan remaja membutuhkan kerja sama antara tenaga kesehatan, pihak sekolah, orang tua, dan para siswa. Sekolah memiliki peran penting dalam mendukung kebiasaan hidup sehat, sedangkan puskesmas memberikan pelayanan, edukasi, pemeriksaan, serta tindak lanjut sesuai kebutuhan.

    Melalui kegiatan CKG dan penjaringan kesehatan di SMK Bhakti Anindya, UPT Puskesmas Pasar Baru berharap para pelajar semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan tidak mengabaikan keluhan yang dirasakan.

Pelajar yang sehat merupakan modal penting untuk membangun generasi yang cerdas, aktif, produktif, dan berprestasi.

    Yuk, pelajar Kota Tangerang, peduli kesehatan sejak dini! Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan diri. Kenali kondisi kesehatan, terapkan pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi seimbang, aktif bergerak, dan manfaatkan pelayanan kesehatan yang tersedia.

UPT Puskesmas Pasar Baru — SEHAT ANDA TUJUAN KAMI.

Sehat Pelajarnya, Hebat Generasinya, Cerah Masa Depannya!

Pesona Baru UPT Puskesmas Pasar Baru. Kota Tangerang

Tanggal 10 Oktober 2026