CKG DAN PENJARINGAN KESEHATAN DI SMK BHAKTI ANINDYA DUKUNG PELAJAR SEHAT DAN BERPRESTASI
UPT PUSKESMAS PASAR BARU LAKSANAKAN CKG
DAN PENJARINGAN KESEHATAN DI SMK BHAKTI ANINDYA DUKUNG PELAJAR SEHAT DAN
BERPRESTASI
HaiSsobat
Sehat Pasbar
UPT
Puskesmas Pasar Baru melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan
penjaringan kesehatan bagi seluruh siswa, disertai pemeriksaan hemoglobin (Hb)
dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi siswi remaja putri di SMK Bhakti
Anindya, Kota Tangerang.
Kegiatan
ini merupakan upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan
peserta didik melalui deteksi dini masalah kesehatan, pemantauan kondisi fisik,
serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.
Pelaksanaan
CKG dan penjaringan kesehatan di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari
upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kelompok
usia remaja, agar masalah kesehatan dapat diketahui lebih awal dan
ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.
CKG
pada Pelajar: Kenali Kondisi Kesehatan Sejak Dini
Masa
remaja merupakan periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan. Pada fase
ini, pelajar membutuhkan kondisi tubuh yang sehat agar dapat mengikuti
pembelajaran, beraktivitas, dan mengembangkan potensi diri secara optimal.
Melalui
CKG dan penjaringan kesehatan, petugas kesehatan dapat melakukan pemeriksaan
sesuai kelompok usia, program, dan standar pelayanan yang berlaku untuk
membantu mendeteksi faktor risiko maupun masalah kesehatan yang memerlukan
tindak lanjut.
Berikut
beberapa manfaat CKG bagi pelajar:
1.
Mendeteksi
masalah kesehatan sejak dini
Pemeriksaan
kesehatan membantu mengidentifikasi kondisi yang perlu mendapat perhatian,
sehingga pelajar dapat memperoleh edukasi, pemeriksaan lanjutan, atau rujukan
apabila diperlukan.
2.
Mendukung
konsentrasi dan prestasi belajar
Kondisi
kesehatan yang baik membantu siswa mengikuti kegiatan belajar dengan lebih
nyaman. Masalah kesehatan yang tidak terdeteksi, seperti gangguan penglihatan
atau anemia, dapat memengaruhi konsentrasi dan aktivitas sehari-hari.
3.
Memantau
pertumbuhan dan kondisi fisik
Penilaian
kesehatan sesuai usia membantu mengenali masalah yang dapat memengaruhi
pertumbuhan, kebugaran, dan perkembangan remaja.
4.
Meningkatkan
kesadaran hidup sehat
Kegiatan
ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar tentang pola makan bergizi
seimbang, aktivitas fisik, kebersihan diri, kesehatan mental, dan pencegahan
penyakit.
5.
Membantu tindak lanjut masalah kesehatan
Apabila
ditemukan hasil pemeriksaan yang memerlukan perhatian, siswa dapat diarahkan
untuk berkonsultasi atau menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai hasil
penilaian tenaga kesehatan.
Pemeriksaan
Hb dan Pemberian TTD bagi Remaja Putri
Selain
pemeriksaan kesehatan bagi seluruh siswa, kegiatan ini juga mencakup
pemeriksaan hemoglobin (Hb) dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi siswi
remaja putri.
Pemeriksaan
Hb bertujuan membantu mengetahui kadar hemoglobin dalam darah. Hemoglobin
berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kadar Hb yang rendah dapat menjadi
tanda anemia dan perlu dinilai lebih lanjut sesuai kondisi klinis.
Remaja
putri memiliki risiko anemia yang lebih tinggi, antara lain karena kehilangan
darah saat menstruasi, kebutuhan zat besi yang meningkat selama masa
pertumbuhan, serta asupan zat besi yang tidak mencukupi.
Anemia
dapat menimbulkan keluhan seperti mudah lelah, lemas, pusing, sulit
berkonsentrasi, dan menurunnya kemampuan beraktivitas. Namun, sebagian orang
dengan anemia juga dapat tidak mengalami gejala yang jelas.
Oleh
karena itu, pemeriksaan Hb dan edukasi gizi merupakan langkah penting untuk
meningkatkan kepedulian remaja putri terhadap kesehatan dirinya.
Apa
manfaat Tablet Tambah Darah?
TTD
mengandung zat besi dan asam folat yang membantu pembentukan sel darah merah.
Pemberian TTD sesuai anjuran tenaga kesehatan dapat membantu mencegah anemia
akibat kekurangan zat besi.
Agar
manfaatnya optimal, siswi remaja putri dianjurkan untuk:
·
Mengonsumsi
TTD sesuai jadwal dan petunjuk tenaga kesehatan.
· Mengonsumsi
makanan kaya zat besi, seperti daging, ikan, telur, dan sayuran hijau.
·
Mengombinasikan
sumber zat besi nabati dengan makanan kaya vitamin C untuk membantu penyerapan
zat besi.
·
Menghindari
minum teh atau kopi berdekatan dengan waktu konsumsi TTD karena dapat
menghambat penyerapan zat besi.
· Berkonsultasi
kepada tenaga kesehatan apabila mengalami keluhan atau memiliki hasil
pemeriksaan Hb yang rendah.
Pemberian
TTD tidak menggantikan pemeriksaan dan penanganan medis apabila ditemukan
anemia. Siswi dengan Hb rendah perlu mendapatkan penilaian dan tindak lanjut
sesuai kondisi masing-masing.
Kolaborasi
Sekolah dan Puskesmas untuk Generasi Sehat
Keberhasilan
upaya kesehatan remaja membutuhkan kerja sama antara tenaga kesehatan, pihak
sekolah, orang tua, dan para siswa. Sekolah memiliki peran penting dalam
mendukung kebiasaan hidup sehat, sedangkan puskesmas memberikan pelayanan,
edukasi, pemeriksaan, serta tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Melalui
kegiatan CKG dan penjaringan kesehatan di SMK Bhakti Anindya, UPT Puskesmas
Pasar Baru berharap para pelajar semakin memahami pentingnya pemeriksaan
kesehatan secara berkala dan tidak mengabaikan keluhan yang dirasakan.
Pelajar
yang sehat merupakan modal penting untuk membangun generasi yang cerdas, aktif,
produktif, dan berprestasi.
Yuk,
pelajar Kota Tangerang, peduli kesehatan sejak dini! Jangan menunggu sakit
untuk memeriksakan diri. Kenali kondisi kesehatan, terapkan pola hidup sehat,
konsumsi makanan bergizi seimbang, aktif bergerak, dan manfaatkan pelayanan
kesehatan yang tersedia.
UPT
Puskesmas Pasar Baru — SEHAT ANDA TUJUAN KAMI.
Sehat Pelajarnya, Hebat Generasinya, Cerah Masa Depannya!
Pesona Baru
UPT Puskesmas Pasar Baru. Kota Tangerang
Tanggal
10 Oktober 2026
