TRACING TBC TERINTEGRASI DENGAN CKG DI POSYANDU PERKUTUT KELURAHAN KOANG JAYA
TRACING
TBC TERINTEGRASI DENGAN CKG
DI
POSYANDU PERKUTUT KELURAHAN KOANG JAYA
Hai
Sobat Sehat Pasbar
UPT
Puskesmas Pasar Baru melaksanakan kegiatan Tracing Tuberkulosis (TBC)
terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada Senin, 21 September 2026,
bertempat di Posyandu Perkutut, Kelurahan Koang Jaya, mulai pukul 08.00 WIB.
Kegiatan
ini menyasar masyarakat kontak erat, kontak serumah dengan pasien TBC, serta
populasi berisiko. Tracing dilakukan sebagai upaya menemukan kasus TBC sedini
mungkin, sehingga masyarakat yang memiliki risiko dapat segera mendapatkan
pemeriksaan, penanganan, dan tindak lanjut dari tenaga kesehatan.
Edukasi
Mengenal Penyakit TBC
Dalam
kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penyuluhan tentang penyakit TBC
yang disampaikan oleh dr. Nurbaiti, MM, Kepala UPT Puskesmas Pasar Baru.
Dalam
edukasinya dijelaskan bahwa Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang
disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. TBC paling sering
menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara ketika penderita TBC paru
mengeluarkan kuman, misalnya saat batuk atau bersin.
Masyarakat
diingatkan untuk mengenali gejala TBC, antara lain:
·
Batuk terus-menerus, terutama 2 minggu
atau lebih.
·
Batuk berdahak, terkadang dapat disertai
darah.
·
Demam yang berlangsung lama atau
berulang.
·
Berkeringat pada malam hari.
·
Berat badan menurun tanpa sebab yang
jelas.
·
Nafsu makan berkurang.
·
Tubuh terasa lemah dan mudah lelah.
Namun,
tidak semua orang yang terinfeksi TBC menunjukkan gejala yang jelas, sehingga
masyarakat yang memiliki kontak erat atau kontak serumah dengan pasien TBC
perlu mengikuti pemeriksaan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Edukasi
juga menekankan bahwa TBC dapat disembuhkan apabila pasien menjalani pengobatan
secara tepat dan teratur. Masyarakat tidak perlu memberikan stigma atau
menjauhi pasien TBC, tetapi perlu mendukung pasien untuk mendapatkan pengobatan
hingga tuntas serta menerapkan perilaku pencegahan penularan.
Edukasi
Tata Laksana Pengobatan TBC
Materi
dilanjutkan dengan edukasi tata laksana pengobatan TBC oleh Apoteker UPT
Puskesmas Pasar Baru ,Prima Maisita, Apt. Peserta diberikan pemahaman mengenai
pentingnya minum obat secara teratur sesuai jadwal dan dosis yang diberikan
oleh tenaga kesehatan, melakukan kontrol sesuai jadwal, serta tidak
menghentikan pengobatan sendiri meskipun kondisi tubuh sudah terasa membaik.
Kepatuhan menjalani pengobatan sangat penting untuk membantu mencapai kesembuhan dan mencegah terjadinya masalah pengobatan, termasuk risiko kuman menjadi sulit diobati.
Melalui
kegiatan Tracing TBC terintegrasi dengan CKG, UPT Puskesmas Pasar Baru terus
mengajak masyarakat untuk peduli, berani memeriksakan diri, tidak memberikan
stigma, dan bersama-sama memutus rantai penularan TBC.
Kenali
Gejalanya – Periksa Sedini Mungkin – Jalani Pengobatan Sampai Tuntas.
Bersama Wujudkan Masyarakat Sehat dan
Bebas TBC. TOSS TBC
UPT Puskesmas Pasar Baru
“Sehat Anda Tujuan Kami”
Pesona Baru
UPT Puskesmas Pasar Baru
Tanggal 21
September 2026
