SERIAL KE 6 EDUKASI 1 MENIT I INFORMASI KESEHATAN

facebook sharing button
twitter sharing button
whatsapp sharing button
telegram sharing button
gmail sharing button
sharethis sharing button

1 MENIT 1 INFORMASI KESEHATAN

KENALI DBD: JANGAN TUNGGU PARAH, SEGERA PERIKSA!

Hai Sobat Sehat Pasbar

    Demam berdarah dengue atau DBD masih menjadi salah satu penyakit yang perlu kita waspadai, terutama ketika lingkungan memiliki banyak tempat yang dapat menjadi sarang nyamuk.

Apa Itu DBD?

    Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti.

Nyamuk ini umumnya aktif menggigit pada pagi hingga sore hari. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara rutin, bukan hanya ketika terjadi kasus.

Apa Saja Gejalanya?

Gejala yang dapat muncul antara lain:

·         Demam tinggi secara tiba-tiba

·         Sakit kepala

·         Nyeri di belakang mata

·         Nyeri otot, tulang, atau sendi

·         Mual dan muntah

·         Muncul ruam atau bintik kemerahan pada kulit

·         Lemas dan tidak enak badan

    Waspadai tanda bahaya, terutama ketika demam mulai turun tetapi kondisi justru memburuk, seperti muntah terus-menerus, nyeri perut hebat, perdarahan, sangat lemas atau mengantuk, serta sulit bernapas.

Faktor Risiko

Risiko penularan DBD dapat meningkat apabila:

·         Banyak tempat penampungan air yang tidak tertutup

·         Terdapat genangan air di sekitar rumah

·         Barang bekas yang dapat menampung air dibiarkan terbuka

·         Lingkungan kurang terjaga kebersihannya

·         Tidak melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin

·         Tinggal atau beraktivitas di wilayah dengan penularan dengue

Bagaimana Cara Mencegah DBD?

Mari lakukan 3M Plus secara rutin:

1.   Menguras tempat penampungan air secara berkala

2.   Menutup rapat tempat penampungan air

3.   Mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.

4.   Plus: menggunakan repelan atau obat anti nyamuk, memakai pakaian yang menutup kulit, memasang kasa pada ventilasi, serta menjaga lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Jangan lupa lakukan PSN secara rutin. Jangan menunggu sampai ada kasus DBD di lingkungan kita.

Bagaimana Terapinya?

Belum ada obat khusus yang secara langsung membunuh virus dengue. Penanganan DBD terutama bertujuan mencegah kekurangan cairan dan memantau kondisi pasien.

Pasien dianjurkan:

·         Banyak minum sesuai anjuran tenaga kesehatan

·         Beristirahat cukup

·         Memantau suhu dan kondisi tubuh

·         Segera memeriksakan diri apabila demam atau gejala memburuk

Jangan mengkonsumsi obat sembarangan. Untuk demam, gunakan obat yang direkomendasikan tenaga kesehatan dan hindari obat tertentu seperti aspirin atau ibuprofen karena dapat meningkatkan risiko perdarahan.

Apa Komplikasi DBD?

DBD yang berat dapat menyebabkan perdarahan, kebocoran plasma, tekanan darah turun hingga syok, gangguan organ, dan kondisi yang dapat mengancam jiwa.

Karena itu, jangan menunggu kondisi semakin parah.

INGAT!

Demam bukan selalu DBD, tetapi demam dengan gejala yang mengarah ke DBD perlu diperiksa.

Jika mengalami demam tinggi atau gejala yang mengarah ke DBD, segera datang ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Yuk, cegah DBD mulai dari rumah!

3M Plus + PSN rutin = lingkungan lebih sehat dan bebas sarang nyamuk.

Kenali gejalanya → Jangan panik → Segera periksa → Cegah penularannya.

UPT Puskesmas Pasar Baru
“SEHAT ANDA TUJUAN KAMI”

Pesona Baru UPT Puskesmas Pasar Baru

Tanggal 22 September 2026