SKRINING KANKER SERVIKS DAN KANKER PAYUDARA
SKRINING KANKER SERVIKS DAN KANKER PAYUDARA BAGI TENAGA PENDIDIK WANITA SMKN 7 KOTA TANGERANG
Hai
Sobat Sehat Pasbar
Sebagai tindak lanjut dari
pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah dilaksanakan sebelumnya, UPT
Puskesmas Pasar Baru menyelenggarakan kegiatan Skrining Kanker Serviks melalui
pemeriksaan HPV DNA/IVA Test serta Skrining Kanker Payudara melalui Pemeriksaan
Payudara Klinis (SADANIS) bagi tenaga pendidik (wanita usia subur) SMKN 7 di UPT Puskesmas Pasar Baru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari
upaya deteksi dini penyakit tidak menular, khususnya kanker pada perempuan,
yang bertujuan untuk menemukan kelainan sejak tahap awal sehingga penanganan
dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan memberikan peluang kesembuhan yang
lebih tinggi.
Sebelum pemeriksaan dilakukan,
petugas kesehatan memberikan edukasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker
serviks dan kanker payudara sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan
perempuan. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai
kesehatan reproduksi, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan yang
dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Yuk
Mengenal Kanker Serviks
Kanker serviks adalah kanker yang
terjadi pada leher rahim (serviks), yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkan
rahim dengan vagina. Sebagian besar kasus kanker serviks disebabkan oleh
infeksi Human Papillomavirus (HPV) tipe risiko tinggi yang berlangsung dalam
waktu lama.
Pada tahap awal, kanker serviks
sering kali tidak menimbulkan gejala sehingga banyak penderita baru mengetahui
setelah penyakit memasuki stadium lanjut. Oleh karena itu, pemeriksaan HPV DNA
maupun IVA Test sangat penting sebagai metode deteksi dini.
Gejala
kanker serviks antara lain:
a. Perdarahan di luar siklus menstruasi.
b. Perdarahan setelah berhubungan seksual.
c. Keputihan yang berbau atau bercampur
darah.
d. Nyeri panggul atau nyeri saat
berhubungan seksual.
e. Perdarahan setelah menopause.
Faktor
risiko kanker serviks meliputi:
a. Infeksi HPV risiko tinggi.
b. Menikah atau melakukan hubungan seksual
pada usia muda.
c. Berganti-ganti pasangan seksual.
d. Merokok.
e. Daya tahan tubuh rendah.
f. Tidak pernah melakukan skrining kanker
serviks.
Pencegahan
kanker serviks dapat dilakukan melalui:
a. Vaksinasi HPV.
b. Pemeriksaan HPV DNA atau IVA Test secara
berkala.
c. Menerapkan perilaku hidup sehat.
d. Tidak merokok.
e. Menjaga kebersihan organ reproduksi.
f. Menerapkan perilaku seksual yang
bertanggung jawab.
Selanjutnya
Yuk Mengenal Kanker Payudara
Kanker payudara merupakan penyakit
akibat pertumbuhan sel abnormal pada jaringan payudara yang berkembang secara
tidak terkendali dan dapat menyebar ke organ lain apabila tidak segera
ditangani.
Deteksi dini melalui SADANIS
(Pemeriksaan Payudara Klinis) oleh tenaga kesehatan dan SADARI (Pemeriksaan
Payudara Sendiri) setiap bulan merupakan langkah penting dalam menemukan
kelainan sejak dini.
Gejala
kanker payudara antara lain:
a. Benjolan pada payudara atau ketiak.
b. Perubahan bentuk atau ukuran payudara.
c. Kulit payudara tampak berkerut seperti
kulit jeruk.
d. Puting tertarik ke dalam.
e. Keluar cairan atau darah dari puting.
f. Luka pada payudara yang tidak kunjung
sembuh.
Faktor
risiko kanker payudara meliputi:
a. Riwayat keluarga dengan kanker payudara.
b. Bertambahnya usia.
c. Obesitas.
d. Kurang aktivitas fisik.
e. Konsumsi alkohol dan merokok.
f. Menstruasi pertama pada usia muda atau
menopause terlambat.
g. Belum pernah melahirkan atau melahirkan
pada usia lebih tua.
Pencegahan
kanker payudara dapat dilakukan dengan:
a. Melakukan SADARI setiap bulan.
b. Melakukan SADANIS secara berkala di
fasilitas kesehatan.
c. Menjaga berat badan ideal.
d. Berolahraga secara teratur.
e. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
f. Menghindari rokok dan alkohol.
g. Segera memeriksakan diri apabila
menemukan kelainan pada payudara.
Penanganan
dan Terapi
Apabila dari hasil skrining
ditemukan dugaan kelainan, peserta akan mendapatkan konseling dan dirujuk ke
fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki layanan diagnostik lanjutan sesuai
sistem rujukan yang berlaku. Penanganan kanker serviks maupun kanker payudara
akan disesuaikan dengan stadium penyakit dan kondisi pasien, yang dapat
meliputi tindakan operasi, radioterapi, kemoterapi, terapi target, terapi
hormon, maupun kombinasi beberapa metode sesuai indikasi medis.
Melalui kegiatan skrining ini, UPT
Puskesmas Pasar Baru berharap semakin banyak perempuan, khususnya guru sebagai
pendidik dan teladan di lingkungan sekolah, yang memiliki kesadaran untuk
melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Deteksi dini merupakan langkah
terbaik untuk mencegah keterlambatan diagnosis, meningkatkan keberhasilan
pengobatan, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker serviks
maupun kanker payudara.
UPT Puskesmas Pasar Baru mengajak
seluruh perempuan usia 30–59 tahun atau sesuai kelompok sasaran program untuk
memanfaatkan layanan skrining di Puskesmas dan GRATIS . Deteksi dini
menyelamatkan kehidupan, karena kanker yang ditemukan lebih awal memiliki
peluang pengobatan dan kesembuhan yang jauh lebih baik.
"Sayangi
Diri, Periksa Sejak Dini. HPV DNA/IVA Test dan SADANIS adalah langkah sederhana
untuk melindungi kesehatan perempuan dan mewujudkan keluarga yang sehat serta
berkualitas."
Pesona
Baru UPT Puskesmas Pasar baru
Tgl
17 Juli 2026
