SEKAR SEHAT TINGKATKAN EDUKASI MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT MPOX

facebook sharing button
twitter sharing button
whatsapp sharing button
telegram sharing button
gmail sharing button
sharethis sharing button

SEKAR SEHAT (SELASA EDUKASI) TINGKATKAN EDUKASI MASYARAKAT TENTANG PENYAKIT MPOX

HAI Sobat Sehat Pasbar

    UPT Puskesmas Pasar Baru Kota Tangerang melaksanakan kegiatan Sekar Sehat (Selasa Edukasi) tgl 20 Oktober 2026 dengan tema edukasi kesehatan mengenai penyakit Mpox (Monkeypox atau cacar monyet). Kegiatan ini dibawakan oleh dr. Martina Yosefin Samosir, Dokter Umum UPT Puskesmas Pasar Baru, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit Mpox, cara penularannya, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

    Melalui kegiatan edukasi ini, masyarakat diberikan pemahaman bahwa mengenali gejala sejak dini, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menghindari kontak dengan sumber penularan merupakan langkah penting untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Mengenal Penyakit Mpox

Apa itu Mpox?

Mpox adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh monkeypox virus (MPXV), yaitu virus dari kelompok Orthopoxvirus. Penyakit ini dapat menimbulkan gejala pada kulit dan gejala sistemik, seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot, dan tubuh terasa lemas. Mpox umumnya dapat sembuh, tetapi pada sebagian orang dapat menyebabkan komplikasi serius.

Apa penyebab Mpox?

    Mpox disebabkan oleh infeksi virus MPXV. Virus ini dapat menginfeksi manusia melalui kontak dengan orang atau hewan yang terinfeksi maupun benda yang terkontaminasi virus.

Bagaimana situasi kejadian Mpox?

    Mpox telah dikenal di sejumlah wilayah Afrika selama beberapa dekade dan sejak tahun 2022 menyebar ke berbagai negara di dunia. Wabah tersebut menunjukkan bahwa Mpox tidak hanya menjadi masalah kesehatan di wilayah asalnya, tetapi juga memerlukan kewaspadaan global. Risiko dan jumlah kasus dapat berubah dari waktu ke waktu, sehingga masyarakat perlu mengikuti informasi terbaru dari Kementerian Kesehatan RI dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Apa saja gejala Mpox?

Gejala Mpox yang perlu diwaspadai antara lain:

1.    Demam atau tubuh terasa meriang.

2.    Sakit kepala dan nyeri otot.

3.    Nyeri punggung serta tubuh terasa lemas.

4.    Pembengkakan kelenjar getah bening.

5.    Muncul ruam atau lesi kulit yang dapat berkembang menjadi bintik, lepuh, atau luka berkerak.

6.    Lesi dapat muncul di wajah, telapak tangan, telapak kaki, mulut, area genital, maupun bagian tubuh lainnya.

    Gejala dapat berbeda pada setiap orang. Ruam terkadang muncul lebih dahulu atau tanpa gejala demam yang jelas, sehingga kelainan kulit yang mencurigakan perlu diperiksakan kepada tenaga kesehatan.

Faktor Risiko dan Cara Penularan Mpox

Siapa yang berisiko tertular?

    Risiko penularan meningkat pada orang yang melakukan kontak erat dengan penderita Mpox, merawat penderita tanpa perlindungan yang sesuai, berbagi barang yang terkontaminasi, atau melakukan kontak langsung dengan lesi kulit maupun cairan tubuh penderita. Orang dengan daya tahan tubuh lemah dan kelompok tertentu yang rentan terhadap komplikasi juga perlu mendapatkan perhatian khusus.

Bagaimana Mpox menular?

Penularan Mpox dapat terjadi melalui:

·    Kontak langsung dengan ruam, luka, keropeng, atau cairan tubuh orang yang terinfeksi.

·   Kontak erat, termasuk kontak kulit ke kulit dan kontak intim, dengan penderita.

·      Percikan pernapasan saat berinteraksi dalam jarak dekat dan waktu yang cukup lama.

·    Penggunaan bersama benda yang terkontaminasi, seperti pakaian, handuk, atau perlengkapan tidur.

·      Kontak dengan hewan yang terinfeksi, termasuk melalui gigitan, cakaran, atau penanganan jaringan hewan yang terkontaminasi.

Mpox bukan penyakit yang hanya menular pada kelompok tertentu. Siapa pun dapat tertular apabila mengalami paparan yang berisiko.

Cara Mencegah Mpox

Masyarakat diimbau untuk melakukan langkah-langkah berikut:

1.    Menghindari kontak langsung dengan orang yang memiliki ruam atau luka kulit yang dicurigai sebagai Mpox.

2. Tidak berbagi pakaian, handuk, seprai, dan barang pribadi dengan penderita.

3.    Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol.

4.  Membersihkan permukaan dan benda yang mungkin terkontaminasi sesuai prosedur yang dianjurkan.

5.    Menghindari kontak dengan hewan yang sakit atau ditemukan mati tanpa perlindungan yang sesuai.

6. Segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami ruam yang mencurigakan atau memiliki riwayat kontak erat dengan penderita.

7.    Mengikuti anjuran tenaga kesehatan mengenai pemeriksaan, pembatasan kontak, dan vaksinasi apabila memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh otoritas kesehatan.

Terapi dan Penanganan Mpox

Hingga saat ini, penanganan Mpox terutama berfokus pada perawatan suportif, pengendalian gejala, perawatan lesi kulit, serta pencegahan komplikasi dan penularan.

Beberapa langkah penanganan meliputi:

·         Istirahat yang cukup dan memenuhi kebutuhan cairan serta nutrisi.

·    Menggunakan obat untuk mengurangi demam atau nyeri sesuai anjuran tenaga kesehatan.

·      Menjaga kebersihan lesi kulit dan tidak menggaruk atau memecahkan lepuh.

·   Menghindari kontak erat dengan orang lain selama masa penularan sesuai arahan tenaga kesehatan.

·    Mendapatkan pemeriksaan dan pemantauan medis, terutama jika gejala berat, lesi mengenai mata, atau pasien memiliki kondisi yang meningkatkan risiko komplikasi.

Obat antivirus khusus dapat dipertimbangkan pada kondisi tertentu sesuai pedoman dan ketersediaan, tetapi tidak diberikan secara rutin kepada semua pasien. Masyarakat tidak dianjurkan melakukan pengobatan sendiri tanpa konsultasi tenaga kesehatan.

Komitmen UPT Puskesmas Pasar Baru

    Melalui program Sekar Sehat (Selasa Edukasi), UPT Puskesmas Pasar Baru terus berupaya menghadirkan edukasi kesehatan yang mudah dipahami, meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit menular, serta mendorong perilaku hidup bersih dan sehat.

    Diharapkan masyarakat dapat mengenali gejala Mpox, memahami cara penularannya, menerapkan langkah pencegahan, dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala yang mencurigakan.

Kenali Mpox, Cegah Penularannya, Lindungi Diri dan Sesama.

UPT Puskesmas Pasar Baru Kota Tangerang — Sehat Bersama Puskesmas Pasar Baru.

Pesona Baru UPT Puskesmas Pasar Baru. Kota Tangerang

Tanggal 20 Oktober 2026