Tak Hanya Ibadah Keamanan Takjil Juga Dijaga Puskesmas Jurumudi Baru

facebook sharing button
twitter sharing button
whatsapp sharing button
telegram sharing button
gmail sharing button
sharethis sharing button

Dalam rangka memastikan keamanan pangan selama bulan suci Ramadan, Puskesmas Jurumudi Baru melaksanakan kegiatan pemeriksaan dan pengawasan takjil pada Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan UPT Puskesmas Benda dengan menyasar sejumlah pedagang takjil di wilayah Kecamatan Benda dan sekitarnya.


Pemeriksaan dilakukan dengan mengambil sampel berbagai jenis makanan dan minuman yang dijual untuk berbuka puasa. Petugas melakukan uji cepat (rapid test) guna mendeteksi kemungkinan kandungan bahan berbahaya seperti boraks, formalin, dan pewarna tekstil yang tidak diperuntukkan bagi makanan.


Penanggung jawab kegiatan sekaligus petugas sanitarian,Hj Suhroni mengatakan bahwa pengawasan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan akibat pangan yang tidak memenuhi standar.


“Ramadan adalah momen ibadah, tetapi kesehatan masyarakat juga harus menjadi prioritas. Melalui pemeriksaan takjil ini, kami ingin memastikan makanan yang dikonsumsi warga aman, higienis, dan bebas dari bahan berbahaya,” ujarnya di sela-sela kegiatan.


Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi para pedagang agar selalu menjaga kebersihan, menggunakan bahan yang aman, serta memperhatikan cara penyimpanan dan penyajian makanan.

Sekretaris Kelurahan Pajang, Anton Fathoni menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pengawasan takjil yang dilakukan oleh Puskesmas Jurumudi Baru bersama UPT Puskesmas Benda.


“Kami dari Kelurahan Pajang sangat mendukung kegiatan pemeriksaan takjil ini karena menyangkut kesehatan masyarakat secara langsung. Momentum Ramadan biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas penjualan makanan berbuka, sehingga pengawasan seperti ini sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada warga. Kami berharap para pedagang dapat bekerja sama, menjaga kualitas dan kebersihan dagangannya, serta mengikuti arahan dari petugas kesehatan demi kebaikan bersama,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa pihak kelurahan siap berkolaborasi dalam kegiatan pembinaan dan pengawasan pangan demi menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif selama bulan Ramadan.


Dari hasil pemeriksaan sementara, sebagian besar sampel dinyatakan aman dan tidak ditemukan kandungan zat berbahaya. Meski demikian, petugas tetap memberikan pembinaan kepada pedagang terkait pentingnya sanitasi dan keamanan pangan.


Melalui kolaborasi lintas wilayah ini, Puskesmas Jurumudi Baru dan UPT Puskesmas Benda berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa khawatir terhadap keamanan takjil yang dikonsumsi saat berbuka.