PENGENDALIAN VEKTOR NYAMUK DBD DAN PSN DI RT 03 RW 04 KELURAHAN PASAR BARU
PENGENDALIAN VEKTOR NYAMUK DBD/PSN DI RT
03/04
KELURAHAN PASAR BARU
Hai
Sobat Sehat Pasbar
Dalam upaya mencegah peningkatan
kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), UPT Puskesmas Pasar Baru melaksanakan Kegiatan
Pengendalian Vektor Nyamuk DBD melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RT
03/RW 04 Kelurahan Pasar Baru pada Senin, 13 Juli 2026 oleh Kader dan Petugas Kesehatan
Kegiatan ini melibatkan petugas
kesehatan bersama warga setempat dengan melakukan pemeriksaan tempat-tempat
yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, pemantauan jentik, edukasi kepada
masyarakat, serta mengajak seluruh warga untuk menerapkan Gerakan 3M Plus dan Baba
Resik sebagai langkah pencegahan DBD.
Selain pemeriksaan jentik di tempat
penampungan air, petugas juga memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga
kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes
aegypti, yaitu nyamuk yang menjadi penyebab penularan virus dengue.
Mengenal
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah
penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan
nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Nyamuk ini umumnya aktif menggigit
pada pagi hingga sore hari dan berkembang biak di tempat-tempat yang terdapat
genangan air bersih.
Penyebab
DBD
Penyebab utama DBD adalah infeksi
virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi.
Risiko penularan meningkat apabila lingkungan banyak terdapat tempat
penampungan air yang menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk.
Gejala
DBD
Masyarakat
diimbau untuk segera mengenali gejala DBD, antara lain:
1. Demam tinggi mendadak (≥38,5°C) selama
2–7 hari.
2. Sakit kepala berat.
3. Nyeri di belakang bola mata.
4. Nyeri otot dan sendi.
5. Mual dan muntah.
6. Muncul bintik-bintik merah pada kulit
atau perdarahan ringan (mimisan, gusi berdarah).
7. Tubuh terasa lemas dan nafsu makan
menurun.
Tanda
bahaya yang memerlukan penanganan segera di fasilitas kesehatan, antara lain:
1. Nyeri perut hebat.
2. Muntah terus-menerus.
3. Perdarahan.
4. Tangan dan kaki terasa dingin.
5. Gelisah atau penurunan kesadaran.
6. Sulit bernapas.
Pencegahan
DBD dengan Gerakan 3M Plus dan Baba Resik
Pencegahan
DBD paling efektif dilakukan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui:
Gerakan
3M
1. Menguras tempat penampungan air secara
rutin.
2. Menutup rapat semua tempat penampungan
air.
3. Memanfaatkan kembali (Mendaur ulang)
barang bekas yang dapat menampung air.
Plus
1. Menaburkan larvasida pada tempat
penampungan air yang sulit dikuras.
2. Menggunakan kelambu atau lotion
antinyamuk.
3. Memasang kawat kasa pada ventilasi
rumah.
4. Menghindari kebiasaan menggantung
pakaian.
5. Memelihara ikan pemakan jentik bila
memungkinkan.
6. Menanam tanaman pengusir nyamuk.
7. Melaksanakan Baba Resik, yaitu kegiatan
membersihkan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk secara rutin setiap
minggu bersama keluarga dan masyarakat.
Pertolongan
Pertama Jika Mengalami Gejala DBD
Apabila
seseorang mengalami gejala yang mengarah ke DBD, lakukan langkah-langkah
berikut:
1. Segera beristirahat.
2. Perbanyak minum air putih atau cairan
oralit untuk mencegah dehidrasi.
3. Konsumsi makanan bergizi sesuai
kemampuan.
4. Gunakan parasetamol untuk membantu
menurunkan demam sesuai dosis anjuran.
5. Jangan mengonsumsi aspirin atau
ibuprofen tanpa anjuran tenaga kesehatan karena dapat meningkatkan risiko
perdarahan.
6. Segera periksakan diri ke Puskesmas atau
fasilitas kesehatan apabila demam tidak membaik dalam 2–3 hari atau muncul
tanda bahaya.
Terapi
DBD
Hingga
saat ini belum ada obat khusus untuk membunuh virus dengue. Penanganan DBD
bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap stabil, meliputi:
1. Pemenuhan kebutuhan cairan yang cukup.
2. Pemantauan suhu tubuh dan tanda-tanda
vital.
3. Pemantauan jumlah trombosit dan
hematokrit sesuai indikasi medis.
4. Pemberian obat penurun panas sesuai
anjuran tenaga kesehatan.
5. Perawatan di rumah sakit apabila
terdapat tanda bahaya atau kondisi pasien memerlukan pengawasan intensif.
Melalui kegiatan PSN dan edukasi
kesehatan ini, UPT Puskesmas Pasar Baru mengajak seluruh masyarakat untuk
menjadikan Baba Resik sebagai budaya hidup bersih setiap minggu. Pencegahan DBD
merupakan tanggung jawab bersama, sehingga dengan lingkungan yang bersih dan
bebas jentik nyamuk, risiko penularan DBD dapat ditekan dan kesehatan
masyarakat dapat terjaga.
Mari
bersama lakukan PSN 3M Plus dan Baba Resik setiap minggu. Cegah DBD dimulai
dari rumah kita!
UPT
Puskesmas Pasar Baru
"Sehat Anda Tujuan Kami."
Pesona
Baru UPT Puskesmas Pasar baru
Tgl
20 Juli 2026
