TANDA BAHAYA PADA KEHAMILAN




Tanda Bahaya Pada Kehamilan
Penyuluhan tentang tanda bahaya pada kehamilan yang dilaksanakan di ruang tunggu Puskesmas Kedaung Wetan oleh Bidan Nurhasanah, Amd.Keb merupakan upaya penting untuk memberikan informasi yang bermanfaat bagi ibu hamil, keluarga, dan masyarakat sekitar. Berikut adalah gambaran umum tentang bagaimana penyuluhan tersebut dapat dilakukan:
Materi Penyuluhan yang Diberikan:
-
Tanda Bahaya Pada Kehamilan:
- Perdarahan (baik ringan atau berat) pada trimester kedua dan ketiga.
- Nyeri perut atau kram yang berat.
- Pembengkakan mendadak pada wajah, tangan, atau kaki.
- Gejala preeklampsia seperti sakit kepala berat, penglihatan kabur, dan pusing.
- Perubahan gerakan janin atau berkurangnya gerakan janin.
- Demam tinggi, muntah terus-menerus, atau infeksi lainnya.
- Kesulitan bernapas, nyeri dada, atau gejala gangguan jantung.
-
Tindakan yang Harus Dilakukan:
- Segera periksa ke fasilitas kesehatan (puskesmas atau rumah sakit) apabila mengalami tanda bahaya.
- Jaga kesehatan tubuh, istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan hindari stres.
- Periksakan kehamilan secara rutin agar kondisi ibu dan bayi selalu terpantau.
-
Pentingnya Kesehatan Mental Ibu Hamil:
- Mengedukasi ibu hamil mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama kehamilan.
- Memberikan dukungan sosial agar ibu merasa lebih nyaman dan tidak terbebani.
Peserta Penyuluhan:
Penyuluhan ini dihadiri oleh ibu hamil, keluarga, dan masyarakat sekitar yang datang ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Tujuannya adalah agar informasi mengenai tanda bahaya pada kehamilan dapat diketahui lebih luas oleh orang yang berhubungan langsung dengan ibu hamil.
Kesimpulan
Penyuluhan tentang tanda bahaya pada kehamilan yang dilakukan oleh Bidan Nurhasanah, Amd.Keb di Puskesmas Kedaung Wetan sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan masyarakat sekitar mengenai tanda-tanda masalah kesehatan yang dapat terjadi selama kehamilan. Melalui penyuluhan ini, diharapkan ibu hamil dapat lebih waspada dan segera mendapatkan penanganan medis yang tepat untuk memastikan keselamatan ibu dan bayi.