Sweeping Imunisasi di Wilayah Posyandu Kelapa Indah 3

facebook sharing button
twitter sharing button
whatsapp sharing button
telegram sharing button
gmail sharing button
sharethis sharing button

Guna memastikan seluruh anak mendapatkan hak kekebalan tubuh yang merata, kader kesehatan Posyandu Kelapa Indah 3 bekerja sama dengan tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas setempat melaksanakan kegiatan sweeping imunisasi. Petugas menyisir langsung rumah-rumah warga yang memiliki bayi dan balita di wilayah Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

Langkah jemput bola atau sweeping ini sengaja dilakukan sebagai tindak lanjut bagi balita yang terlewat atau belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap pada hari pelaksanaan Posyandu rutin sebelumnya.

Penyisiran Door-to-Door Berjalan Humanis

Sejak pagi hari, tim gabungan yang terdiri dari bidan desa, perawat Puskesmas, serta kader Posyandu Kelapa Indah 3 bergerak menyusuri gang-gang pemukiman. Sambil membawa logistik imunisasi yang terjaga suhunya dalam cool box, petugas melakukan pemeriksaan buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) milik warga untuk mengecek riwayat imunisasi yang belum lengkap.

Jenis imunisasi yang diberikan dalam kegiatan sweeping ini cukup beragam, menyesuaikan dengan kebutuhan usia anak, mulai dari imunisasi rutin bayi (seperti BCG, DPT-HB-Hib, Polio, Campak-Rubela) hingga imunisasi lanjutan untuk balita.

Edukasi Pola Asuh dan Stunting

Tidak hanya menyuntikkan vaksin, momentum pertemuan tatap muka di rumah warga ini juga dimanfaatkan para petugas untuk melakukan dialog interaktif. Kader memberikan edukasi singkat mengenai pemenuhan gizi seimbang serta pentingnya memantau tumbuh kembang anak ke Posyandu setiap bulan guna mencegah risiko stunting.

Hingga kegiatan berakhir pada siang hari, sejumlah balita yang sebelumnya absen berhasil terjaring dan mendapatkan imunisasi penutup. Pihak Kelurahan Jurumudi dan Puskesmas berharap, melalui keaktifan kegiatan sweeping seperti ini, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di wilayah Benda dapat mencapai target 100 persen demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari epidemi penyakit menular.